SURABAYA – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Surabaya menggelar Kursus Pengelolaan Dewan Kerja (KPDK) selama tiga hari, Jumat–Minggu, 25–27 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kwarcab Surabaya tersebut diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai unsur dewan kerja.
KPDK digelar sebagai upaya memperkuat komunikasi dan koordinasi antara Dewan Kerja Cabang (DKC) dengan Dewan Kerja Ranting (DKR), Dewan Kerja Saka, Dewan Kerja Ambalan, hingga Dewan Kerja Gugus Depan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan kepengurusan DKC Surabaya yang baru kepada jajaran dewan kerja di bawahnya. Melalui forum tersebut, peserta diajak memahami peran, fungsi, tugas, dan tanggung jawab masing-masing dewan kerja.
Latar belakang pelaksanaan KPDK tidak lepas dari masih perlunya peningkatan komunikasi antardewan kerja dan unsur kepramukaan lainnya. Karena itu, kegiatan diarahkan untuk membangun hubungan yang lebih terbuka, aktif, dan saling mendukung dalam menjalankan program kepramukaan.

Sebanyak 100 peserta mengikuti kegiatan dengan antusias. Mereka berasal dari Dewan Kerja Ranting, Dewan Kerja Saka, Dewan Kerja Ambalan, dan Dewan Kerja Dega di wilayah Kwarcab Surabaya.
Sejumlah narasumber turut memberikan materi dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kak Rudi, Kak Nunuk Idayati, Kak Tri Ariyanti, Kak Hafid, dan Kak Tanggon. Materi dikemas melalui penyampaian materi dan diskusi agar peserta dapat memahami persoalan yang dihadapi dewan kerja dalam pelaksanaan tugasnya.
Diskusi menjadi salah satu bagian menarik dalam KPDK. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga memiliki kesempatan bertukar pengalaman, menyampaikan persoalan, serta membahas berbagai hal yang berkaitan dengan pengelolaan dewan kerja.
Suasana kegiatan berlangsung lancar dan penuh semangat. Peserta aktif mengikuti setiap rangkaian acara, terutama ketika memasuki sesi diskusi yang membuka ruang komunikasi langsung antardewan kerja dari berbagai tingkatan dan satuan.

Kak Ketut mengatakan, KPDK diharapkan mampu memperkuat kerja sama sekaligus meningkatkan pemahaman tentang tugas dan fungsi masing-masing dewan kerja. “Diharapkan terjalin kerja sama yang baik antara DKC dan instansi kepramukaan yang lain, serta lebih mengenal tupoksi antar dewan kerja,” ujarnya.
Bagi peserta, kegiatan tersebut memberikan pengalaman dan manfaat tersendiri. Salah seorang peserta mengungkapkan antusiasmenya mengikuti KPDK karena kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi yang lebih baik dengan sesama dewan kerja.
“Kami sebagai peserta sangat semangat mengikuti kegiatan ini. Dengan mengikuti kegiatan ini, kita bisa lebih saling menjalin komunikasi yang baik,” ungkapnya.
Melalui KPDK, Kwarcab Surabaya berharap hubungan antara DKC dengan seluruh unsur dewan kerja semakin erat. Komunikasi yang terbangun diharapkan menjadi modal penting untuk menciptakan koordinasi yang lebih solid dan mendukung pelaksanaan kegiatan kepramukaan di Kota Surabaya. (Diana)
