kmd1

41 Pembina Muda Ikuti KMD Gunungsari 447, Didorong Lebih Kreatif dan Inovatif

Warta

SURABAYA – Sebanyak 41 peserta mengikuti Kursus Mahir Dasar (KMD) Gunungsari 447 yang diselenggarakan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Surabaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pembina muda agar semakin siap mendampingi dan membina peserta didik.

KMD berlangsung dalam dua tahap, yakni Jumat-Minggu, 11–13 September dan dilanjutkan 18–20 September 2026. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Kwarcab Surabaya dengan melibatkan peserta dari sejumlah unsur kepramukaan.

Peserta berasal dari perwakilan Kwartir Ranting (Kwarran), Satuan Karya (Saka), serta perwakilan Kementerian Agama. Mereka mengikuti seluruh tahapan pelatihan dengan tertib dan lancar hingga kegiatan berakhir. Kegiatan tersebut dilaksanakan karena masih terdapat pembina muda yang belum memiliki ijazah Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar. Melalui KMD, para peserta mendapatkan pembekalan sekaligus kesempatan memperbarui pengetahuan dan materi pembinaan yang lebih inovatif.

kmd1
Para peserta dan pelatih foto bersama seusai upacara pembukaan. (Foto : Diana)

Sejumlah materi diberikan dengan metode yang beragam, mulai dari ceramah, diskusi, teori hingga praktik. Pendekatan tersebut dirancang agar peserta tidak hanya memahami konsep kepembinaan, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung dalam kegiatan kepramukaan. Salah satu bagian yang menarik perhatian peserta adalah praktik membina. Dalam sesi ini, peserta dituntut mampu mengelola kegiatan pembinaan secara interaktif, kreatif, serta menyesuaikan metode dengan karakter peserta didik.

Sejumlah narasumber turut memberikan materi selama pelaksanaan KMD. Mereka antara lain Solikin BP, Nur Aini, Rifatul, Eko Atmojo dan Hermawan. Pengurus Kwarcab Surabaya juga hadir untuk memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.

Bambang Wiyono menegaskan, KMD tidak hanya berorientasi pada pemberian ijazah, tetapi juga diharapkan mampu membentuk pembina yang memiliki kemampuan pembinaan yang lebih baik.
“Inti dari kegiatan ini diharapkan pembina muda sekarang lebih kreatif, inovatif, dan bertanggung jawab,” ujar Bambang.

Harapan serupa disampaikan pihak panitia kepada para peserta yang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Para pembina baru diharapkan dapat lebih fokus menjalankan tugas pembinaan dan memberikan pendampingan yang sesuai bagi peserta didiknya.

kmd
Pembekalan materi tidak hanya teori tapi juga praktek lapangan termasuk salah satunya prakter upacara sebelum dan sesudah latihan. (Foto : Diana)

Rangkaian KMD kemudian ditutup dengan pemberian ijazah kepada peserta yang telah mengikuti proses pelatihan. Ijazah tersebut menjadi salah satu bentuk pengakuan atas proses pendidikan dan pelatihan yang telah mereka jalani.

Dengan berakhirnya KMD Gunungsari 447, para pembina diharapkan mampu membawa semangat baru ke gugus depan masing-masing. Mereka dituntut lebih interaktif, kreatif dan inovatif sehingga kegiatan kepramukaan semakin menarik serta mampu menjawab kebutuhan perkembangan peserta didik. (Diana)

kmd2
Para Pelatih dan Pimpinan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Surabaya saat pembukaan Kursus Mahir Dasar. (Foto : Diana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *