SURABAYA – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Surabaya menggelar kegiatan Perkemahan Wirakarya Tahun 2026 pada 16–17 Mei 2026 di Kampus Universitas dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya. Kegiatan khusus bagi Pramuka Penegak dan Pandega putra maupun putri ini menjadi wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, keterampilan, serta pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan pendirian tenda pada Sabtu pagi (16/5), kemudian dilanjutkan upacara pembukaan yang berlangsung khidmat. Upacara pembukaan dihadiri jajaran pengurus Kwarcab Surabaya, unsur Pemerintah Kota Surabaya, Dinas Pendidikan, Polrestabes Surabaya, hingga pimpinan Universitas dr. Soetomo.
Hermawan ketua pelaksana melaporkan, bahwa kegiatan tersebut diikuti sebanyak 589 Pramuka Penegak Pandega yang berasal dari utusan Kwartir Ranting, Satuan Karya, serta Gugus Depan Perguruan Tinggi se-Kota Surabaya.
Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Kota Surabaya, Farida Fitrianingrum, bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membuka secara resmi kegiatan Perkemahan Wirakarya 2026 Kwarcab Kota Surabaya.

Dalam amanatnya, Farida Fitrianingrum menyampaikan bahwa Perkemahan Wirakarya bukan sekadar kegiatan berkemah, tetapi menjadi ajang pembinaan generasi muda melalui pengabdian dan kebersamaan.
Farida berpesan Pramuka Penegak harus mampu menjadi generasi muda yang manfaat dan mengabdi untuk kepentingan orang banyak. “Perkemahan Wirakarya ini menjadi ajang mengabdi, menambah persaudaraan, memperdalam pengetahuan, serta memperkuat karakter sebagai generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Upacara pembukaan sebagaimana umumnya memakai adat Pramuka Penegak Pandega, juga diisi pembacaan Dasa Dharma Pramuka, pembacaan sandi Ambalan Bung Tomo, penancapan pusaka adat ambalan, hingga doa bersama sebagai simbol semangat persatuan dan jiwa kebangsaan Pramuka Surabaya.

Rangkaian kegiatan selama dua hari dikemas edukatif dan produktif. Peserta mendapatkan materi bela negara, orientasi semaphore, serta materi kepenegakan yang bertujuan meningkatkan keterampilan, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan anggota Pramuka.
Selain itu, peserta juga mengikuti kegiatan Pramuka Produktif berupa bakti masyarakat dan penghijauan sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan dan sosial kemasyarakatan. Kegiatan tersebut menjadi implementasi nilai-nilai pengabdian yang diajarkan dalam Gerakan Pramuka.
Pada malam hari, suasana semakin semarak melalui simulasi basuh kaki dan pengukuhan peserta yang berlangsung penuh makna. Kebersamaan peserta juga semakin terasa melalui penampilan hiburan dari DPR Band yang mengisi malam keakraban di area perkemahan.

Memasuki hari kedua, Minggu (17/5), kegiatan dimulai dengan salat subuh berjamaah dan kultum, dilanjutkan olahraga samapta, simulasi demo semaphore, serta gladi kotor rangkaian acara MURI yang menjadi bagian dari agenda besar kegiatan tersebut.
Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan upacara penutupan, pembongkaran tenda, dan kerja bakti membersihkan area kampus sebelum peserta kembali ke daerah masing-masing.
Melalui kegiatan Perkemahan Wirakarya 2026 ini, Siti Mariyam.Ketua Harian Kwarcab Surabaya berharap mampu mencetak generasi muda Pramuka yang disiplin, mandiri, kreatif, peduli lingkungan, serta memiliki semangat bela negara dan pengabdian kepada masyarakat. (AncuMas)
