SURABAYA – Sebanyak 200 Pramuka Penegak dan Pandega dari berbagai Gugus Depan (Gudep) Perguruan Tinggi, Satuan Karya (Saka), serta Kwartir Ranting (Kwaran) mengikuti Kegiatan Bela Negara Tahun 2026 yang diselenggarakan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Surabaya pada 16–18 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan membentuk generasi muda yang berkarakter, berjiwa nasionalis, disiplin, dan memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara.
Kegiatan yang dipusatkan di Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Surabaya tersebut dibuka oleh Wakil Ketua Bidang Bina Wasa Kwarcab Surabaya, Bambang Wiyono. Pembukaan ini menandai dimulainya rangkaian pembinaan yang memadukan penguatan wawasan kebangsaan, kedisiplinan, kegiatan bakti, serta pembentukan karakter generasi muda
Pada Jumat (16/10/2026), peserta mengikuti registrasi, mendirikan tenda, dinamika kelompok, dan penyusunan kontrak kegiatan. Setelah upacara pembukaan, peserta menjalani latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), penurunan bendera, serta mengikuti materi wawasan kebangsaan dan Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945 yang disampaikan Kak Iwan.

Materi wawasan kebangsaan dan dasar negara menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman peserta terhadap identitas nasional, persatuan, serta nilai-nilai yang mendasari kehidupan berbangsa dan bernegara. Kegiatan hari pertama ditutup dengan refleksi dan apel malam sebagai sarana evaluasi serta penguatan kedisiplinan peserta.
Pada Sabtu (17/10/2026), kegiatan diawali dengan ibadah, latihan samapta, dan pengibaran bendera. Peserta kemudian melaksanakan giat bakti dalam dua sesi, yakni pagi hingga menjelang siang dan dilanjutkan pada siang hari. Kegiatan ini mendorong peserta menerapkan semangat pengabdian melalui aksi nyata, kebersihan, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Salah satu agenda utama pada hari kedua adalah materi Bela Negara di Era Digital yang dijadwalkan pada sore hari dengan pemateri Kak Ganet. Materi ini relevan dengan tantangan generasi muda di tengah perkembangan teknologi informasi, terutama dalam menyikapi arus informasi, menggunakan media digital secara bertanggung jawab, serta menjaga persatuan di tengah perbedaan pandangan.
Rangkaian pembinaan dilanjutkan dengan materi keempat yang dijadwalkan disampaikan Kak Joko pada malam hari. Agenda berikutnya adalah malam kebangsaan yang dikoordinasikan Dewan Kerja Cabang (DKC), dilanjutkan dengan refleksi dan apel malam untuk memperkuat semangat persaudaraan antarpeserta.

Agenda terakhir hari ini, Minggu (18/10/2026), peserta kembali mengikuti ibadah dan latihan samapta sebelum membersihkan area kegiatan serta membongkar tenda. Setelah sarapan dan latihan PBB, peserta dijadwalkan menerima materi menembak yang dipandu Kak Rudi, dengan dukungan tim DKC sesuai pembagian tugas dalam rundown kegiatan.
Sebelum penutupan, panitia menjadwalkan open forum dan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang dikoordinasikan oleh Kak Hafit bersama tim DKC. Forum ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk menyampaikan evaluasi, bertukar gagasan, serta merumuskan penerapan nilai-nilai bela negara setelah kembali ke pangkalan masing-masing
Selama tiga hari, kegiatan dirancang untuk memadukan pembinaan fisik, penguatan ideologi kebangsaan, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sikap disiplin dan tanggung jawab. Perpaduan materi dan praktik tersebut diharapkan memberikan pengalaman yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ditutup melalui upacara penutupan pada Minggu (18/10/2026), dilanjutkan dengan sesi perpisahan. Seluruh peserta diharapkan membawa pulang pengalaman, pengetahuan, dan semangat kebersamaan yang diperoleh selama mengikuti kegiatan di Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Surabaya.
Melalui Kegiatan Bela Negara Tahun 2026, Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Surabaya mendorong Pramuka Penegak dan Pandega menjadi generasi muda yang tangguh, kritis, cinta tanah air, dan mampu menghadapi tantangan zaman. Semangat bela negara diharapkan diwujudkan melalui pengamalan Pancasila, menjaga persatuan, bijak menggunakan teknologi, serta aktif memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa. (K-Thejo)
