khofifah

Bukan Sekadar Juara, Gudep SMPN 34 Surabaya Buktikan Ketahanan Pangan Bisa Berkelanjutan

Kirim Kabar Warta

SURABAYA – Prestasi membanggakan ditorehkan Gugus Depan (Gudep) 25013-25014 pangkalan SMPN 34 Surabaya dalam “Festival Gugus Depan Produktif Ketahanan Pangan” yang digelar Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur pada Juli-Agustus 2026.

Gudep yang berada pada kategori Penggalang tersebut berhasil meraih Juara 2, mengungguli sejumlah peserta dalam ajang yang mendorong gugus depan tidak hanya aktif dalam kegiatan kepramukaan, tetapi juga produktif membangun ketahanan pangan.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Upacara Hari Pramuka ke-65 tingkat Jawa Timur di Universitas Surabaya, Rabu (2/9/2026). Penyerahan hadiah dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Kepala SMPN 34 Surabaya sekaligus Kamabigus, Wiwik Yulianti, S.Pd., M.Pd, mengatakan capaian tersebut bukan sesuatu yang datang secara instan. Sebelumnya, Gudep 25013-25014 telah menjalankan berbagai kegiatan kewirausahaan berbasis ketahanan pangan melalui program Satria Spentipat Bersinar.

khofifah
Kepala SMPN 34 dan perwakilan anggota Pramuka seusai menerima penghargaan foto bersama Gubernur Jatim dan Arumi Bachsin selaku Waka Kwarda Jatim. (Dok. SMPN34)

“Di gudep kami memang sudah berjalan kewirausahaan ketahanan pangan sekolah Satria Spentipat Bersinar,” ujar Wiwik.

Menurutnya, pengalaman paling berkesan dalam perjalanan menuju prestasi tersebut justru terletak pada kekompakan seluruh unsur di gudep. Saling bekerja sama dan memberikan motivasi menjadi kekuatan penting ketika menjalankan program.

Wiwik menegaskan, keberhasilan itu tidak berhenti setelah mendapatkan piala. Justru, salah satu pencapaian yang paling membanggakan adalah ketika program kewirausahaan ketahanan pangan tetap berjalan setelah lomba dan dikembangkan secara berkelanjutan.

“Yang membanggakan ketika pasca juara, kewirausahaan ketahanan pangan tetap produktif berjalan berkelanjutan atau sustainable,” katanya.

khofifah 3
Ka Kwarcab Surabaya (terpilih) Kak Mariyam ikut bangga Gudep SMPN 34 bisa meraih prestasi sebagai Gudep ketahanan pangan. (Dok. SMPN34)

Ia menyebut kerja tim menjadi syarat utama dalam menjaga keberlangsungan program. Sebab, kegiatan tersebut bukan milik segelintir orang, melainkan menjadi bagian dari rasa memiliki seluruh warga Gudep 25013-25014 pangkalan SMPN 34 Surabaya.

Untuk membangun tim yang solid, menurut Wiwik, dibutuhkan rasa memiliki, keikhlasan dan loyalitas terhadap gudep. Jika terjadi perbedaan pendapat, persoalan diselesaikan melalui musyawarah secara demokratis dan kekeluargaan.

Dukungan Kepala Sekolah (Kamabigus), Pembina Pramuka juga menjadi sumber motivasi dalam mengembangkan kegiatan. Di sisi lain, teknologi dimanfaatkan untuk mendukung proses kegiatan sekaligus membangun branding sekolah dan gudep agar berbagai inovasi yang dilakukan semakin dikenal.

Bagi Wiwik, keberhasilan Juara 2 tersebut bukanlah pencapaian pribadi. “Keberhasilan bersama, karena merupakan upaya bersama untuk kebaikan bersama,” tegasnya.

Ke depan, Gudep 25013-25014 tidak ingin berhenti pada capaian Juara 2. Target berikutnya sudah dipatok, yakni meningkatkan kualitas program dan meraih Juara 1 pada kesempatan mendatang.

Ia juga berharap kegiatan produktif di lingkungan Pramuka mampu melahirkan generasi yang tidak mudah menyerah menghadapi perubahan zaman. “Tetaplah menjadi generasi tangguh, pantang menyerah, berani bermimpi dan terus membangun tim untuk mewujudkan cita-cita bersama menuju Generasi Emas Surabaya dan Indonesia berdaulat,” pesannya. (Thejo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *