RUNGKUT — Musyawarah Ranting (Musran) Gerakan Pramuka Kecamatan Rungkut 2025 menghasilkan komposisi kepengurusan baru setelah forum yang digelar pada Sabtu, 6 Desember 2025 di SDN Rungkut Kidul I menetapkan Kak Imam Bahrozi sebagai Ketua Kwartir Ranting Rungkut periode 2025–2028. Ia menggantikan posisi Kak Zainal Mahmudi yang kini dirolling menjadi Ketua Harian, yang sebelumnya ditempati Kak Imam.
Pergantian ini menjadi sorotan utama karena mencerminkan proses regenerasi kepemimpinan yang berjalan sehat dan demokratis di tubuh Kwaran Rungkut. Sebelumnya. Presidium sidang yang terdiri dari Kak Dany Samsurya, Kak Selamet Pujiono, dan Ririn Dwitjahjono memandu jalannya forum.
Dalam laporannya, Kak Zainal menyoroti sejumlah agenda yang belum terlaksana optimal. Meski masih menghadapi keterbatasan fasilitas dan pendanaan, Kwaran Rungkut pada periode sebelumnya berhasil mengukir prestasi sebagai Kwaran Terbaik Peringkat 5 se-Jawa Timur, membawa harum nama Surabaya pada posisi strategis di tingkat provinsi.

Setelah sesi evaluasi, pleno berlanjut dengan penyusunan program kerja dan pemilihan ketua baru yang akhirnya mengamanahkan tongkat kepemimpinan kepada Kak Imam Bahrozi yang juga Rektor Universitas Al-Azhar Menganti Gresik.
Usai terpilih, Kak Imam menegaskan pentingnya penguatan komunikasi dengan para Kamabigus dan pembina gudep untuk memastikan alur pembinaan berjalan efektif. Ia juga menekankan perlunya sanggar pramuka yang aktif sebagai pusat koordinasi program.
Agenda strategis lain yang menjadi prioritas adalah pelaksanaan Orientasi Mabi, mengingat masih banyak pihak memandang Pramuka sebatas aktivitas tepuk dan nyanyian. “Mabi harus memahami dengan benar substansi gerakan pramuka. Orientasi ini menjadi kunci kualitas pembinaan Pramuka,” tegasnya.

Sebelumnya dalam sesi pembukaan Camat Rungkut selaku Kamabiran, Maskur, S.H, M.H, menyampaikan bahwa pramuka harus terlibat aktif dalam kegiatan masyarakat dan pemerintahan. “Setiap kegiatan, baik di tingkat ranting hingga gugusdepan, kami siap dilibatkan,termasuk dalam upacara hari besar,” ujarnya.
Hadir pula perwakilan Kwartir Cabang Surabaya, Kak Satrio (Kepala Pusdatin) dan Kak Mitho (Sekretaris II). Kak Satrio berharap penyegaran kepengurusan ini mampu membangkitkan kembali dinamika kepramukaan di Rungkut dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta didik.
Kak Satrio menekankan pengurus harus bisa saling kordinasi, dan ada waktu untuk ngurusin kwarran, serta mampu meningkatka organisasi Gudep melalui Mugus, SDM Pembina guna lebih mengembangkan diri, tertib administrasi dengan mempunya KTA dan SHB.
Musran juga merekomendasikan renovasi sanggar, penambahan kanopi, hingga usulan pembangunan dua lantai untuk meningkatkan efektivitas manajemen dan ruang pertemuan.
Musran Kwaran Rungkut 2025 tidak hanya menghasilkan kepengurusan baru, tetapi juga menegaskan komitmen bersama untuk membangun ranting yang lebih progresif. Dengan perpaduan evaluasi tajam, dukungan lintas pemangku kepentingan, serta visi kepemimpinan yang lebih terarah, Kwaran Rungkut diharapkan mampu memperkuat pembinaan kepramukaan di tingkat gugusdepan hingga masyarakat luas.

Susunan Pengurus Kwaran Rungkut 2025–2028
Ketua : Dr. Drs. H. Imam Bahrozi, S.Pd., M.M.
Ketua Harian : Zaenal Mahmudi, S.Pd.I
Waka I Bidang Admin & Manajemen : Suradin, S.Si., S.Pd.
Waka II Bidang Organisasi & Hukum : Heri Setiaji, S.Pd., M.A.
Waka III Bidang Binawasa : Zaenal Arifin, S.Pd., M.Pd.
Waka IV Bidang Binamuda : Dra. Asmiati, M.Pd.
Waka V Bidang Humas : Shofy Alfu Khasanah, M.Pd.
Sekretaris I : Dany Samsurya Kurniawan, M.Pd.
Sekretaris II : Titik Supriasi, S.Pd.
Bendahara I : Ainurrofidah, M.Pd.
Bendahara II : Herlina Wulandari, S.Pd.SD.
Andalan Ranting Pembinaan meliputi Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega, Satuan Karya, Pembinaan Anggota Dewasa, Pengabdian Masyarakat & Humas, Sarpras, Informasi, serta Koordinator Gudep sebagaimana tercantum lengkap dalam dokumen penetapan. (AncuMas)
