donor1

Setetes Darah Sejuta Kepedulian, Pramuka Surabaya Gelar Donor Darah di Raimuna Cabang 2025

Peduli Warta

SURABAYA — Semangat kepedulian sosial mewarnai kegiatan Raimuna Cabang Kota Surabaya 2025 lewat aksi donor darah yang digelar pada Jumat (24/10/2025) pukul 13.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara panitia Raimuna dengan PMI Kota Surabaya sebagai bentuk nyata bakti sosial dan wujud kepedulian kemanusiaan dari Pramuka.

donor1
Pelaksanaan donor darah dilakukan di tengah tengah arena perkemahan Raimuna Cabang Surabaya dengan menggunkan tenda khusus berAC. (Foto : Fakih-Novi/Unitomo)

Melalui kegiatan ini, para peserta diajak menumbuhkan solidaritas dan kesadaran bahwa setetes darah dapat menyelamatkan nyawa. Selain itu, donor darah juga menjadi ajang membiasakan pola hidup sehat, karena setiap peserta menjalani pemeriksaan kondisi tubuh terlebih dahulu.

Menariknya, kegiatan donor darah kali ini turut melibatkan masyarakat sekitar lokasi Raimuna. Kolaborasi tersebut menjadikan kegiatan ini bukan sekadar aksi sosial, tetapi juga sarana edukasi kesehatan dan penguatan kesadaran akan pentingnya pengabdian bagi sesama.

“Donor darah juga termasuk bentuk kepedulian terhadap lingkungan sosial, sekaligus memberi manfaat besar bagi mereka yang membutuhkan,” tegas Kak Naylia Salwa, selaku penanggung jawab kegiatan donor.

donor3
Sebelum donor darah dilakukan pendataan identitas secara lengkap dan kondisi fisik peserta memungkinkan tidak untuk melakukan donor darah. (foto : Fakih-Novi/Unitomo)

Dengan semangat berbagi dan kepedulian yang tinggi, kegiatan donor darah di Raimuna Surabaya 2025 membuktikan bahwa pengabdian Pramuka tidak hanya diwujudkan lewat aksi di alam terbuka, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama manusia. (Fakih-Novi/Unitomo)

Dengan semangat berbagi dan kepedulian yang tinggi, kegiatan donor darah di Raimuna Surabaya 2025 membuktikan bahwa pengabdian Pramuka tidak hanya diwujudkan lewat aksi di alam terbuka, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama manusia. (Fakih-Novi/Unitomo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *