musransukolilo1

M Iskhaq Kembali Pimpin Kwaran Sukolilo, Musran Sepakat Perkuat Kolaborasi Pramuka dan Pemerintah

Kwaran Uncategorized Warta

SUKOLILO — Musyawarah Ranting (Musran) Gerakan Pramuka Sukolilo Kota Surabaya, Jumat 5 Desember 2025, di Aula Kecamatan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan, kembali sepakat memilih M Iskhag untuk menjadi Ketua Kwaran.

Camat Sukolilo, Mohammad Zul Chaidir, dalam sambutannya menegaskan bahwa Pramuka adalah mitra strategis pemerintah, terutama dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. “Pramuka harus mampu bergotong royong dan berkolaborasi dengan seluruh unsur, baik pengurus, instansi pemerintah, sekolah, maupun masyarakat. Banyak program pemerintah, khususnya di Sukolilo, yang sangat membutuhkan dukungan Pramuka,” ujarnya.

Sementara Kak Daeng Waka Orgakum Kwarcab Surabaya memberikan pesan, untuk mencari pengurus Kwaran cukup 3M, Mau, Mampu, dan Meluangkan Waktu. “Jika 3 hal tersebut sudah ada bisa diakomodasi,” ujarnya.

musransukolilo2
Camat Sukolilo Muhammad Zul Chaidir baju batik saat membuka secara resmi Musyawarah Ranting Kwaran Sukolilo didampingi Kak Daeng, Kak Satrio dan Kak Iskhaq. (AncuMas)

Kak Daeng menekankan pentingnya komitmen bagi siapapun yang bersedia menjadi pengurus. Ia lantas menjabarkan bahwa syarat dasar seorang pengurus adalah mau bekerja, mampu melaksanakan tugas, dan meluangkan waktu secara konsisten. “Menjadi pengurus itu bukan sekadar jabatan, tetapi kesediaan untuk hadir, bekerja, dan menuntaskan amanah organisasi,” tegasnya.

Waka Orgakum Kwarcab Surabaya ini juga menyampaikan harapan khusus kepada pihak kecamatan agar bisa menyediakan ruangan permanen sebagai sanggar atau sekretariat. Menurutnya, sekretariat yang mengikuti masa jabatan Ketua Kwaran sering menimbulkan perpindahan sekretariat. “Kalau ketuanya kepala sekolah, begitu berganti tempat tugas, sekretariat ikut pindah. Lebih baik ada ruang tetap di kecamatan sebagai rumah organisasi,” ujar Kak Daeng.

Usai pembukaan langsung Sidang Pleno I dipandu Kak Satrio Kepala Pusdatin Kwarcab Surabaya untuk meminta laporan pertanggungjawaban pengurus masa bakti sebelumnya. Setelah laporan diterima, forum menetapkan pengurus lama sebagai demisioner. Harapan Kak Satrio agar Kwaran Sukolilo dapat semakin maju dan berprestasi di periode kepengurusan berikutnya.

Berikutnya Sidang Pleno II dipimpin Kak Tari bersama presidium lain yaitu Kak Ainy dan Kak Sakinah. Pada sesi pencalonan Ketua Kwaran, presidium meminta sedikitnya tiga calon diajukan, namun tidak satu pun peserta yang bersedia mencalonkan diri maupun dicalonkan. Sejumlah peserta seperti Kak Qonik, Kak Evi, Kak Yunita, dan Kak Ainy bahkan menyatakan dukungan agar Kak Iskhag kembali melanjutkan kepemimpinan.

musransukolilo3
Seusai pembukaan Camat Sukolilo foto bersama dengan para undangan dan peserta Musyawarah Ranting Kwaran Sukolilo. (AncuMas)

Akhirnya, forum secara aklamasi menyetujui Kak Iskhag sebagai Ketua Kwaran Sukolilo untuk masa bakti 2025–2030. Seusai terpilih Kak Iskhag diminta untuK kesediaanya, ia menegaskan bahwa dirinya bersedia memimpin lagi asalkan mendapat dukungan penuh dari seluruh jajaran pengurus. Kepala SD Islam Raden Paku itu kemudian menguraikan empat “eR” karakter dasar pemimpin yaitu :

Pinter – memiliki wawasan, mampu mengambil keputusan, dan memahami dinamika organisasi.

Bener – bekerja dengan integritas, jujur, dan memegang teguh aturan serta nilai-nilai Gerakan Pramuka.

Seger – sehat, energik, dan siap turun langsung ke lapangan.

Kober – bersedia meluangkan waktu, hadir dalam kegiatan, dan tidak setengah-setengah mengabdi.

Setelah peserta siap mendukung dan berkenan jika nantinya dimasukan dalam kepengurusan akhirnya Kak Iskhaq menerima putusan sidang denggan kalimat Inalillahi wainalillahirrojiun. “Saya bersedia memimpin kembali karena saya yakin pengurus di Sukolilo ini kompak. Dengan dukungan seluruh pihak, kita bisa membawa Pramuka Sukolilo lebih aktif, lebih solid, dan lebih bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kak Iskhaq.

musransukolilo
Setelah terpilih kembali Kak Iskhaq (tengah) diapit Kak Daeng dan Kak Satrio bersama para presidium dan pengurus inti terpilih. (AncuMas)

Akhirnya tanpa lama lama membentuk formatur, dan semua yang ada di presidium sidang pleno II masuk sebagai anggota dan berhasil menyusun Kepengurusan, untuk Sekretaris I kak Ainy dan Bendahara I kak Luluk, serta sudah mampu merampungkan untuk pengurus inti hingga waka waka. Sementara untuk andalan perlu meminta kesedian masing masing sehingga dilakukan dikemudian hari.

Kegiatan ini dihadiri Camat Sukolilo, Forkopimcam, Lurah se-kecamatan Sukolilo, Ketua Kwaran Demisioner, dan para Kamabigus dari seluruh perwakilan gugus depan, serta utusan dari Kwarcab Surabaya yaitu Kak Daeng, Kak Satrio, Kak Tejo dan Rahma Desta (DKC).

Musran Sukolilo 2025 pun berakhir dengan suasana optimis kebersamaan, menandai dimulainya periode baru bagi Gerakan Pramuka di Kecamatan Sukolilo untuk lima tahun ke depan. (AncuMas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *