SURABAYA – Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Surabaya menggelar kegiatan Halal Bihalal sebagai ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi persiapan pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 1 April 2026 pukul 15.00 WIB hingga selesai di Kebon Kota Restaurant & Hall, Jl. Raya Menganti No.112 Jajar Tunggal, Surabaya.
Acara yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan ini menjadi momentum penting bagi jajaran pengurus, panitia, serta berbagai unsur pendukung kegiatan untuk mematangkan rencana pemecahan rekor MURI yang akan dilaksanakan Gerakan Pramuka Kota Surabaya.
Dalam sambutannya, Ketua Harian Kwarcab Surabaya, Kak Siti Mariyam, memaparkan secara global rencana kegiatan pemecahan rekor MURI yang tengah dipersiapkan. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya besar Gerakan Pramuka Kota Surabaya dalam mendorong peningkatan kualitas pembinaan peserta didik hingga mencapai tingkatan tertinggi dalam kepramukaan, yaitu Pramuka Garuda.

Kak Mariyam juga menjelaskan adanya perubahan jadwal pelaksanaan kegiatan pemecahan rekor tersebut. Semula kegiatan direncanakan berlangsung pada 2 Mei 2026, namun karena padatnya agenda pada bulan Mei, termasuk rangkaian kegiatan Hari Jadi Kota Surabaya, maka pelaksanaannya diundur menjadi tanggal 6–7 Juni 2026. “Perubahan waktu ini dilakukan agar seluruh persiapan dapat dilakukan secara lebih matang dan partisipasi peserta bisa lebih maksimal,” ujarnya.
Sementara itu, Kak Ketut Edy Saputro selaku bidang acara memaparkan rencana teknis pelaksanaan kegiatan. Ia menjelaskan bahwa panitia telah menyusun sistem dan pola pelaksanaan yang meliputi rundown kegiatan, pembagian titik-titik lokasi pelaksanaan, serta estimasi jumlah peserta yang akan dilibatkan dalam kegiatan pemecahan rekor tersebut.
Adapun beberapa kategori rekor yang akan diupayakan antara lain Pelantikan Pramuka Garuda terbanyak, membasuh kaki orang tua terbanyak, serta semaphore terbanyak yang akan dilaksanakan secara serentak oleh peserta Pramuka dari berbagai gugusdepan di Kota Surabaya.

Dalam kesempatan tersebut, Kak Sunyoto selaku Wakil Ketua Kwarcab Surabaya memberikan motivasi kepada para pembina dan pengurus agar terus meningkatkan pembinaan peserta didik. Ia menekankan bahwa untuk mencapai tingkat Pramuka Garuda diperlukan perencanaan yang sistematis, pembinaan yang konsisten, serta target yang jelas.
“Dengan perencanaan yang baik dan kerja bersama, target Pramuka Garuda masih sangat mungkin untuk kita capai,” ungkapnya memberi semangat.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan Kak M. Sofyan, Kepala Bidang PLS dan PAUD Dinas Pendidikan, yang menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung program Pramuka Garuda termasuk dalam hal pengerahan peserta dari berbagai satuan pendidikan.

Sementara itu, tausiyah dalam kegiatan Halal Bihalal disampaikan Kak Nurkholis, Andalan Kerohanian Kwarcab Surabaya. Dalam pesannya ia mengingatkan pentingnya makna Halal Bihalal sebagai sarana mempererat silaturahmi dan saling memaafkan.
“Halal bihalal adalah tradisi yang sarat makna, yaitu menghalalkan kembali hubungan antarsesama dengan saling memaafkan dan memperbaiki kebersamaan,” tuturnya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri berbagai unsur dan perwakilan, perwakilan Dinas Pendidikan Kota Surabaya, perwakilan Cabang Dinas Pendidikan wilayah Surabaya–Sidoarjo, perwakilan seksi pendidikan madrasah Kementerian Agama, pengurus MKKS SMA/SMK negeri dan swasta, perwakilan MKKS SMP, perwakilan K3S SD negeri dan swasta, jajaran pengurus Kwarcab Surabaya, panitia kegiatan MURI, perwakilan kwartir ranting, serta pelatih pembina Pramuka.
Melalui kegiatan Halal Bihalal ini, semangat kebersamaan dan sinergi antar berbagai pihak semakin diperkuat demi menyukseskan agenda besar Gerakan Pramuka Kota Surabaya dalam mencetak sejarah melalui pemecahan Rekor MURI pada bulan Juni mendatang. (AncuMas)
