SURABAYA — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Surabaya terus memantapkan langkah besar menuju pencatatan Rekor MURI melalui program Sosialisasi Pencapaian Pramuka Garuda Tahun 2026 yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini diikuti kepala SD, SMP, SMA/SMK negeri dan swasta, serta unsur madrasah se-Kota Surabaya dalam dua sesi terpisah.
Sesi pertama pukul 10.00 WIB diikuti SD dan SMP negeri maupun swasta. Sesi kedua pukul 13.00 WIB diikuti MI, MTs, MA, dan SMA/SMK negeri maupun swasta. Pola dua sesi ini dilakukan agar sosialisasi berjalan efektif, tertib, dan menjangkau seluruh satuan pendidikan tanpa terkecuali.
Kegiatan ini turut dihadiri secara daring oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Febrina Kusumawati, S.Si, MM, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Surabaya–Sidoarjo Dr. Kiswanto, S.Pd., M.Pd, serta Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kota Surabaya Agus Yulianto, M.Pd.
Keikutsertaan para pemangku kebijakan pendidikan ini menjadi penguat sinergi antara Gerakan Pramuka dengan dunia pendidikan formal dan madrasah.

Dalam paparannya, Kwarcab Surabaya menekankan bahwa program Pramuka Garuda bukan sekadar capaian administrasi kecakapan, tetapi merupakan puncak pembinaan karakter, kemandirian, kepemimpinan, dan keteladanan peserta didik. Karena itu, dukungan kepala sekolah dan para pembina menjadi kunci percepatan pencapaian Pramuka Garuda di setiap gugus depan.
Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Surabaya, Hj. Siti Mariyam, SH, menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan rangkaian menuju target besar yang tengah dipersiapkan Kwarcab Surabaya.
“Kita berupaya semaksimal mungkin untuk bisa memecahkan Rekor Musium Rekor Indomesia (MURI) tentang pelantikan Pramuka Garuda terbanyak, semapor terbanyak, dan kegiatan cuci kaki orang tua terbanyak sebagai simbol bakti, hormat, dan pendidikan karakter,” ujarnya.
Ia menegaskan, pencatatan Rekor MURI bukan sekadar mengejar angka, namun menjadi momentum kebangkitan pembinaan Pramuka Garuda secara masif, terstruktur, dan serentak di seluruh gugus depan se-Kota Surabaya.

Melalui sosialisasi ini, Kwarcab juga meminta dukungan Dinas Pendidikan serta Kementerian Agama untuk membantu penyebarluasan informasi kepada seluruh kepala sekolah dan majelis pembimbing gugus depan, sehingga gerakan ini benar-benar menjadi gerakan bersama.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya kepala sekolah yang mengikuti hingga akhir sesi. Mereka menyambut baik program ini karena dinilai selaras dengan penguatan pendidikan karakter di satuan pendidikan.
Dengan kolaborasi yang solid antara Kwarcab, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, dan seluruh gugus depan, Surabaya optimistis mampu mencatat sejarah baru dalam pembinaan Pramuka Garuda sekaligus menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui Rekor MURI. (AncuMas)

